Bantuan Bibit

Foto untuk : Bantuan Bibit
Share

WUJUDKAN KEMANDIRIAN PANGAN RUMAH TANGGA DENGAN MANFAATKAN PEKARANGAN

Giri Menang, Jum’at 4 Agustus 2017 - Kelompok Wanita Tani (KWT) Lombok Barat (Lobar) yang ada di 10 Kecamatan di Lobar secara intensif telah memanfaatkan pekarangan untuk bercocok tanam. Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lobar memberikan bantuan yang diberikan langsung oleh Bupati Lobar H. Fauzan Khalid. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Lobar, Jum’at (4/8/2017).

Bantuan diantaranya bibit cabai, tomat, terong panjang, labu kuning, seledri, pohon sawo dan lainnya diterima oleh 10 KWT. Selain bibit, mereka juga menerima peralatan seperti semprot, cangkul, pupuk kompos. “Sebelumnya kita juga sudah menyalurkan bantuan kepada kelompok tani lainnya. Hal ini kita lakukan sebagai program pengentasan kemiskinan,” terang Abdul Manan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lobar.

Pemanfaatan pekarangan untuk tanaman sangat berarti untuk kelangsungan hidup manusia. Tanaman ini berfungsi untuk menyuplai gizi keluarga serta mendukung ketahanan pangan rumah tangga dan bisa menambah penghasilan.

“Walaupun harga cabai mencapai angka Rp 100.000,- dengan dimanfaatkannya pekarangan untuk tanaman maka naiknya harga tidak akan mempengaruhi pengeluaran keuangan keluarga. Terlebih lagi hasilnya selain untuk membantu ekonomi rumah tangga juga bisa menjadi amal jariah dengan cara menyedekahkan kepada tetangga,” tutur Bupati Fauzan dalam sambutannya.

Lebih jauh ia mengatakan, program ini menjadi salah satu solusi tepat ketika harga barang kebutuhan mengalami kenaikan. Permasalahan keuangan keluarga akibat kenaikan harga dapat terbantu dengan penanaman tanaman produktif di pekarangan.

Pemanfaatan lahan pekarangan rumah tangga juga sebagai salah satu alternatif dalam mewujudkan kemandirian pangan rumah tangga. Hal ini karena kegiatan ini sudah tentu membuat masyarakat terbiasa dan terdidik untuk memanfaatkan potensi yang ada walaupun hanya sejengkal tanah. Kebutuhan pangan dan gizi keluarga tidak perlu menjadi masalah. Sebaliknya, pendapatan akan bertambah. (budi/humas)

 

Foto Humas Protokol Lobar.

 

Foto Humas Protokol Lobar.

 

Foto Humas Protokol Lobar.

 

Foto Humas Protokol Lobar.

+5

 

Sambutan